Minggu, 21 Februari 2021

Pinjaman KTA untuk Biaya Kuliah Anak? Pertimbangkan Hal Ini

Pepatah mengatakan, tuntutlah ilmu setinggi-tingginya. Namun, tidak dapat terelakkan jika pendidikan tinggi memiliki biaya yang tinggi pula. 

Maka dari itu, banyak orang tua yang mempertimbangkan kredit tanpa agunan atau KTA sebagai penyokong dana pendidikan. 

Namun, sebelum Anda mengajukan pinjaman tersebut, pertimbangkan beberapa hal berikut. 

Jurusan dan universitas yang diinginkan anak


Rata-rata biaya uang kuliah tunggal (UKT) dikelompokkan menjadi beberapa range harga. 

Misal, Kelompok 1 sekitar Rp 500 ribu, Kelompok 2 sekitar 1 juta, dan seterusnya. Semakin tinggi angka kelompoknya, range-nya semakin mahal. 

Hal ini didasarkan dari data mahasiswa yang diberikan saat pendaftaran ulang. Namun, jurusan yang dipilih anak juga menentukan biaya kuliahnya.

Contohnya, biaya pendidikan program studi Sastra Indonesia di Universitas Indonesia adalah Rp 100 ribu hingga Rp 5 juta. 

Sedangkan, mahasiswa kedokteran membayar mulai dari Rp 15 juta. 
Selain itu, pastikan status universitas anak negeri atau swasta. 

Universitas swasta seringkali memiliki biaya yang lebih besar. 
Lalu, apakah anak Anda tertarik dengan kelas intenasional? 

Kelas ini memang menawarkan fasilitas lebih karena anak berkesempatan mengenyam pendidikan dengan universitas di luar negeri yang bekerja sama dengan universitas di Indonesia. 

Namun, biaya yang dibutuhkan juga lebih besar. 

Jenis-jenis biaya lain yang perlu ditanggung 


Selain UKT, jurusan atau universitas juga menerapkan uang pangkal atau uang gedung. 

Biaya ini dibayarkan sekali ketika penerimaan mahasiswa baru. Besarannya ditentukan oleh universitas masing-masing. 
Sebelum apply KTA untuk biaya kuliah anak, pertimbangkan juga biaya lain seperti praktik, seragam, dan buku. Beberapa organisasi kampus juga mengharuskan anak Anda membayar iuran anggota. 

Jika anak Anda ingin merantau, jangan lupa untuk menghitung biaya kos, makan, dan keperluan lainnya. 

Kondisi keuangan saat ini 


Setelah mengetahui perkiraan biaya yang harus dibayarkan, tengoklah kondisi keuangan Anda. 
Tanyakan beberapa hal berikut sebelum memutuskan menggunakan KTA untuk biaya pendidikan. 

Berapa pengeluaran rumah tangga per bulan sebelum Anda gabungkan dengan biaya kuliah anak? 

Berapa pengeluaran rumah tangga setelah ditambahkan biaya kuliah anak?

Apakah Anda memiliki pinjaman lain?


Aset apa yang Anda miliki saat ini?
Selisih pengeluaran rumah tangga sebelum dan sesudah ditambahkan cicilan menggambarkan jumlah uang yang harus Anda sisihkan. 

Pertimbangkan income keluarga saat ini. Apakah cukup untuk melunasi pinjaman tersebut?

Dan, tentu saja KTA tidak membutuhkan jaminan aset. Tapi bayangkan kemungkinan terburuk apabila Anda tidak sanggup membayar cicilan KTA. 

Beberapa aset bisa saja dikorbankan.  
Perhitungkan suku bunga dan biaya tambahan KTA
Selain mempertimbangkan biaya sekolah dan keuangan pribadi, lihat suku bunga yang ditawarkan bank pemberi KTA. 

Biasanya, bank menawarkan bunga tetap sebesar 1-2 persen per bulan. Artinya, jumlah uang yang dibayarkan sama sepanjang jangka waktu pengembalian. 

Tapi, jangan lupa untuk menjadikan biaya tambahan KTA sebagai pertimbangan. Biaya tersebut seperti biaya provisi, materai, denda keterlambatan, hingga asuransi. 

Jangka waktu pengembalian 


Mempertimbangkan biaya kuliah anak yang dibayarkan per semester, apakah kamu memilih tenor 6 bulan atau yang sekalian saja 4 tahun?
Semakin lama tenor KTA yang kamu pilih, semakin besar pula bunga yang harus kamu bayar. 

Namun, tenor singkat mempunyai cicilan per bulan yang cukup besar. 
Jangan sampai setelah Anda memilih KTA, Anda mengajukan pinjaman lain untuk membayar cicilan tersebut atau jenis biaya pendidikan lain. 

Pertimbangkan jenis pinjaman lain


Jika dibandingkan dengan kartu kredit yang memiliki bunga sekitar 2,25 persen per bulan atau pinjaman online yang sampai 24 persen, bunga KTA memang lebih rendah. 

Namun, coba bandingkan dengan pinjaman dengan jaminan yang menawarkan bunga kurang dari 1 persen per bulan. 

Kesempatan beasiswa dan potongan biaya 
Setelah mempertimbangkan banyak hal di atas, diskusikan dengan anak mengenai rencana pembiayaan kuliahnya. 

Terbukalah dengan anak agar mereka juga memahami kondisi keuangan keluarga. 

Bujuk mereka untuk mencari kesempatan beasiswa atau mengajukan keringanan ke universitas. 
Biaya pendidikan memang perlu direncanakan secara matang. 

Kalau kamu sudah yakin memilih KTA sebagai sumber pembiayaan kuliah anak, ajukan segera ke CekAja melalui halaman KTA berikut ini  https://www.cekaja.com/kredit-tanpa-agunan

Melalui CekAja, kamu bisa mengajukan pinjaman dengan bunga rendah dengan syarat mudah dan proses cepat.